Skip to main content

Posts

Showing posts with the label ekonomi

Aceh Bangkit: Tantangan Ekonomi Pascabencana Justru Menjadi Momentum Pemulihan dan Penguatan Fondasi Baru

Bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada akhir tahun ini memang membawa dampak signifikan terhadap angka-angka ekonomi jangka pendek. Laporan terbaru menyebutkan adanya proyeksi penurunan tajam pada pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di triwulan terakhir. Namun, di balik grafik yang melandai, terdapat narasi yang jauh lebih kuat dan penting: daya lenting (resiliensi) masyarakat Aceh dan peluang besar untuk menata ulang fondasi ekonomi yang lebih kokoh. Alih-alih melihat situasi ini sebagai kemunduran permanen, berbagai pihak justru melihat fase pascabencana ini sebagai titik tolak untuk lompatan (rebound) ekonomi yang lebih tinggi di tahun mendatang. Berikut adalah poin-poin optimisme yang menjadi sinyal kuat kebangkitan Tanah Rencong: 1. Pertanian: Dari Musibah Menjadi Pembaruan Agrikultur Sektor pertanian, yang disebut-sebut paling terpukul dengan kerusakan puluhan ribu hektare lahan sawah, kini mendapatkan perhatian prioritas nasional. Intervensi Cepat: Musibah ini telah m...

ANALISIS DAMPAK KUALITATIF: DISRUPSI SOSIO-EKONOMI AKIBAT PEMADAMAN LISTRIK SKALA LUAS DI PROVINSI ACEH (Studi Kasus: Akhir September – Awal Oktober 2025)

Abstrak Pemadaman listrik berskala luas yang melanda Provinsi Aceh pada periode akhir September hingga awal Oktober 2025 telah menyebabkan disrupsi signifikan pada tatanan sosio-ekonomi masyarakat. Peristiwa ini bukan sekadar gangguan teknis, melainkan sebuah krisis infrastruktur yang dampaknya merambat ke berbagai sektor vital. Analisis kualitatif ini bertujuan untuk membedah secara mendalam dampak pemadaman listrik terhadap empat pilar utama: rumah tangga, sektor industri dan usaha, serta organisasi pemerintahan dan layanan publik. Melalui pendekatan deskriptif-analitis, penelitian ini mengidentifikasi bahwa dampak yang ditimbulkan bersifat multifaset, mulai dari penurunan kualitas hidup di tingkat domestik, kerugian finansial masif di sektor ekonomi, hingga kelumpuhan layanan publik yang esensial. Temuan ini menggarisbawahi kerentanan sistemik Aceh terhadap ketersediaan energi listrik dan merekomendasikan perlunya strategi mitigasi risiko serta penguatan infrastruktur energi untuk m...

SUSU DARI LAUT - MENIMBANG PELUANG DAN RISIKO "FISH MILK" SEBAGAI ALTERNATIF SUSU DI INDONESIA

Di tengah fluktuasi pasokan susu sapi, tekanan harga, dan kebutuhan untuk memperluas akses protein murah dan bergizi bagi jutaan anak dan keluarga di Indonesia, muncul sebuah gagasan yang bagi sebagian orang terasa aneh: mengolah ikan menjadi “susu” — bukan dengan membajak biologi ikan, melainkan dengan mengekstrak dan memproses protein ikan menjadi bubuk minuman yang berfungsi mirip susu. Inisiatif yang dipopulerkan oleh organisasi seperti Berikan Protein Initiative—dengan pusat produksi di Indramayu—mengusung klaim ambisius: mengubah limbah dan hasil laut lokal menjadi produk bernilai tambah yang bisa membantu menutup kekurangan pasokan susu sapi sekaligus menyerap tenaga kerja lokal. Ide ini cepat jadi perdebatan publik: inovasi transformasional atau solusi sementara yang berisiko menimbulkan persoalan kesehatan, budaya, dan pemasaran?  Di artikel opini ini saya ingin mengupas gagasan “fish milk” secara seimbang—mengakui potensinya, mengurai tantangan teknis dan sosialnya, ser...

KESENJANGAN SPASIAL PENDAPATAN DI BANDA ACEH - ANALISA KETIMPANGAN DAN FAKTOR PENJELAS

Pendahuluan Kota Banda Aceh sebagai ibu kota Aceh tergolong berkembang pesat dan relatif makmur. Data BPS menyebutkan persentase penduduk miskin di Banda Aceh sekitar 6,95% pada Maret 2024. Di samping itu, pendapatan per kapita kota ini terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir – misalnya tercatat Rp69,24 juta (2019), naik menjadi Rp73,30 juta (2020) dan Rp78,16 juta (2021). Namun, rata-rata tinggi tersebut dapat menyembunyikan disparitas antar kelurahan atau kecamatan. Oleh karena itu studi ini bertujuan memetakan dan menganalisis ketimpangan spasial pendapatan di Banda Aceh dengan memperhatikan peran infrastruktur, pendidikan, dan investasi lokal. Gambar: Profil kemiskinan Kota Banda Aceh (2015–2024) berdasarkan data BPS. Persentase penduduk miskin Kota Banda Aceh relatif stabil sekitar 7%. Meskipun tren ini tampak positif, perlu dianalisis lebih jauh distribusi pendapatan di tingkat kelurahan dan kecamatan. Data dan Metode. Analisis ini menggunakan data kuantitatif terki...

5 ISU SOSIAL DI INDONESIA

Manusia sebagai makhluk sosial tentu menjalani dan melihat hal-hal yang terjadi disekitar kita dan semua hal yang terjadi dan berhubungan dengan manusia itu bisa dikatakan hal sosial. Kalau pada masa SMA dulu pada pelajarin sosiologi sering kita dengan Manusia adalah zoon politicon yaitu istilah yang dicetuskan oleh Aristoteles untuk menggambarkan manusia sebagai makhluk sosial atau makhluk politik. Artinya, manusia tidak bisa hidup terisolasi dan memiliki kecenderungan alami untuk hidup bersama dalam masyarakat, berinteraksi, dan terlibat dalam urusan politik. Sebenarnya apa sosial itu? Sosial adalah Berhubungan dengan kehidupan bersama dalam masyarakat—cara orang berinteraksi, berperilaku, dan membentuk struktur komunitas. Selanjutnya banyak hal yang muncul dan menjadi pembahasan terkait hal ini disitulah dikatakan isu sosial. Apa yang dimaksud dengan isu sosial, yaitu berhubungan dengan kehidupan bersama dalam masyarakat cara orang berinteraksi, berperilaku, dan membentuk struktur k...

APAKAH PASAR MURAH BISA MEMPENGARUHI HARGA PASAR ?

*Dampak Pasar Murah Terhadap Harga Pasar Beras di Beberapa Kabupaten Kota di Aceh Pasar murah adalah program pemerintah atau lembaga terkait yang menyediakan bahan pokok (seperti beras) dengan harga di bawah pasar untuk melindungi daya beli masyarakat. Tujuannya menstabilkan harga pangan dan mencegah inflasi di saat harga melonjak. Misalnya di Banda Aceh, saat HUT RI ke-80 tahun 2025 Dinas Pangan setempat bersama BULOG menyediakan 6 ton beras murah kepada warga. Pertanyaannya, sejauh mana intervensi seperti ini dapat menurunkan harga pasar beras dalam jangka pendek (1–3 bulan), mengingat hukum ekonomi permintaan dan penawaran? Hukum Permintaan dan Penawaran Menurut teori ekonomi mikro makro, apabila pasokan suatu barang meningkat sementara permintaan tetap, harga ceteris paribus akan turun. Sebaliknya, jika pasokan menurun (misalnya karena gagal panen), harga cenderung naik. Data BPS menunjukkan bahwa pada Juli 2025 rata-rata harga beras di tingkat penggilingan naik 2,71% (dari Rp1...

5 IDE GILA PRODUK USAHA YANG BIKIN KAMU PENASARAN

Di tengah persaingan usaha yang makin ketat dan pasar yang semakin dinamis, menemukan celah untuk menarik perhatian konsumen merupakan tantangan sekaligus peluang besar. Usaha-usaha yang mengusung ide “gila” – alias tidak biasa, out of the box, dan kadang absurd – sebenarnya memiliki kekuatan untuk menciptakan buzz di media sosial dan menarik segmen pasar yang haus akan hal-hal baru. Artikel ini akan membahas lima ide gila produk usaha yang, meskipun terdengar nyeleneh, bisa memicu percakapan dan membuka peluang baru dalam dunia bisnis. Mari kita telaah satu per satu ide produk tersebut. 1. Es Krim Rasa Sambal Terasi Menantang Lidah dengan Sensasi Unik Bayangkan menikmati es krim di hari yang terik, ketika yang kamu pikirkan hanyalah rasa manis dan dingin yang menyegarkan. Namun, tiba-tiba ledakan rasa pedas dari sambal terasi hadir secara tak terduga. Konsep ini bertujuan menyuguhkan pengalaman kuliner yang ekstrem: perpaduan antara rasa manis, asam, dan pedas yang kontras. Mungk...