Skip to main content

Posts

Featured Post

Masjid Tuha Indrapuri, Saksi Bisu Peradaban dan Sejarah Aceh

Minggu sore 6 Juni 2020, masih membicarakan kekayaan sejarah Aceh bersama pakar sejarah. Mulai dari Benteng Durung, Benteng Inoeng Bale, Mercusuar William Torre hingga beberapa benteng lainnya seperti Benteng Indra Patra dan Eks Kerajaan Hindu Budha yaitu Masjid Tuha yang ada di Indrapuri Aceh Besar. Kalau kita buka literasi dahulu aceh terdapat 3 kerajaan besar yang dikenal dengan Aceh Lhee Sagoe, yaitu Indrapatra, Indrapuri, dan Indrapatra. Jika spot sejarah Indrapatra dan Indrapurwa sudah pernah saya jajaki, maka kali ini spot sejarah yang akan kami kunjungi jatuh pada Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Indonesia. Daya tarik sejarah yang menjadi saksi bisu adalah Masjid Tuha yang berdiri kokoh. Lokasi ini terletahkdi Kecamatan Indrapuri yang berjarak 24 KM dai Kota Banda Aceh. Sejarahnya seperti ini, Dikutip dari Wikipedia, Masjid Tuha Indrapuri adalah sebuah bangunan bersejarah yang merupakan bekas candi dari kerajaan Hindu Lamuri yang ada sekitar abad 12 Masehi dan me...
Recent posts

Resensi Buku: Menguasai Seni Negosiasi Tingkat Tinggi dalam "Never Split the Difference"

  Identitas Buku Judul Buku: Never Split the Difference: Negotiating As If Your Life Depended On It Penulis: Chris Voss (dengan Tahl Raz) Penerbit: HarperBusiness (Edisi Terjemahan Indonesia diterbitkan oleh berbagai penerbit, salah satunya Noura Books) Tahun Terbit: 2016 (Edisi Asli) Tebal Halaman: ± 288 halaman Kategori: Bisnis, Psikologi, Pengembangan Diri, Komunikasi LINK PEMBELIAN KLIK DISINI Pendahuluan: Mematahkan Mitos "Win-Win Solution" Selama puluhan tahun, dunia bisnis dan profesional dicekoki oleh paradigma negosiasi konvensional yang mengagungkan konsep win-win solution atau kompromi jalan tengah. Namun, bagaimana jika mencari jalan tengah justru merugikan kedua belah pihak? Di sinilah Chris Voss, seorang mantan negosiator penyanderaan internasional FBI, hadir untuk memutarbalikkan segala teori klasik tersebut. Melalui Never Split the Difference , Voss membawa pengalaman puluhan tahun berhadapan dengan teroris, perampok bank, dan penculik ke dalam ruang ra...

Resensi Buku: Mendobrak Tabu, Membangun Generasi Sadar Diri Lewat "Edukasi Seks untuk Anak Usia Dini"

  Identitas Buku Judul Buku: Edukasi Seks untuk Anak Usia Dini Penulis / Tim Penyusun: [Dapat diisi dengan nama penulis yang relevan] Penerbit: [Dapat diisi dengan nama penerbit] Tahun Terbit: [Tahun terbit] Tebal Halaman: [Jumlah halaman] Kategori: Parenting / Panduan Pendidikan Anak / Psikologi Perkembangan LINK PEMBELIAN KLIK DISINI (Catatan: Bagian identitas yang berada di dalam kurung siku dapat disesuaikan dengan detail fisik buku yang sedang diulas). Pendahuluan: Mengapa Buku Ini Hadir di Waktu yang Tepat? Di tengah masyarakat kita, perbincangan mengenai seks—terutama jika dikaitkan dengan anak-anak—sering kali masih terbentur dinding tebal bernama "tabu". Banyak orang tua dan pendidik merasa canggung, ragu, atau bahkan takut salah langkah saat harus membicarakan topik ini. Kekhawatiran bahwa edukasi seks justru akan mendorong anak mencoba hal-hal yang belum waktunya masih sering menjadi miskonsepsi utama yang menghambat proses edukasi. Padahal, realitas di lapa...

Resensi Buku: Menguak Teror Tersembunyi di Balik Goresan dalam "Teka-Teki Gambar Aneh"

Identitas Buku Judul Buku: Teka-Teki Gambar Aneh (Judul Asli: Hen na E / 変な絵) Penulis: Uketsu Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tanggal Terbit: Februari 2026 Tebal Halaman: 312 halaman ISBN: 978-602-06-8720-9 Kategori: Fiksi, Misteri, Thriller Psikologis, Horor Jepang LINK PEMBELIAN KLIK DISINI   Pendahuluan Bagi para penggemar literatur misteri dan thriller Jepang, nama Uketsu tentu sudah tidak asing lagi. YouTuber misterius bertopeng yang sebelumnya meledak lewat karya Teka-Teki Rumah Aneh ( Hen na Ie ) ini kembali menelurkan mahakarya terbarunya yang tak kalah merindingkan: Teka-Teki Gambar Aneh . Jika pada buku pertamanya Uketsu mengajak pembaca membedah denah rumah yang ganjil, kali ini ia menantang kita untuk menatap lebih lama pada gambar-gambar yang tampak sepele, namun menyimpan rahasia kelam. Buku ini bukan sekadar novel misteri konvensional; ini adalah sebuah pengalaman membaca interaktif. Uketsu berhasil mengaburkan batas antara fiksi dan realitas dengan format...

Seni Melepaskan Kendali: Resensi Buku "The Let Them Theory"

Identitas Buku Judul Buku: The Let Them Theory: A Life-Changing Tool That Millions of People Can't Stop Talking About Penulis: Mel Robbins (berkolaborasi dengan Sawyer Robbins) Penerbit: Hay House (Edisi Internasional) / Gramedia Pustaka Utama (Edisi Terjemahan Indonesia) Tahun Terbit: Desember 2024 (Internasional) / Desember 2025 (Indonesia) Tebal Halaman: 336 halaman (Edisi Bahasa Inggris) / 328 Halaman (Edisi Indonesia) Genre: Pengembangan Diri ( Self-Improvement ) / Psikologi Populer ISBN: 9781401971366 (Hardcover) LINK PEMBELIAN KLIK DISINI Pendahuluan Mel Robbins, penulis mega-bestseller dunia The 5 Second Rule dan pembawa acara The Mel Robbins Podcast , kembali menggebrak ranah literatur pengembangan diri melalui karyanya, The Let Them Theory . Buku ini lahir dari sebuah konsep sederhana yang awalnya viral menjadi sensasi global di podcast dan media sosialnya. Pernahkah Anda merasa sangat lelah karena terus-menerus mencoba mengatur reaksi orang lain, repot memperbai...

Resensi buku "Prinsipil Ekonomi" karya Ferry Irwandi : Membumikan Ilmu Ekonomi untuk Kehidupan Sehari-hari

IDENTITAS BUKU   * Judul Buku: Prinsipil Ekonomi: Memahami Ekonomi dengan Mudah  * Penulis: Ferry Irwandi  * Penerbit: PT Malaka Pustaka Pergerakan (Kolofon / Buku Mojok Grup)  * Tahun Terbit: (Edisi terbaru yang diulas)  * Ukuran/Format: 13,5 x 20 cm, Softcover  * Jumlah Halaman: 260 halaman LINK PEMBELIAN KLIK DISINI PENDAHULUAN: Mendobrak Stigma Ilmu Ekonomi Bagi sebagian besar masyarakat awam, kata "ekonomi" sering kali memicu respons yang kurang menyenangkan. Bayangan yang muncul biasanya adalah deretan angka inflasi, grafik kurva penawaran-permintaan yang rumit di papan tulis, atau analisis pasar saham yang membingungkan. Ilmu ekonomi kerap dianggap sebagai wilayah eksklusif para akademisi berdasi atau pialang saham, seolah sangat jauh dan dingin dari realitas keputusan kita sehari-hari, seperti memilih menu makan siang atau rute berangkat kerja. Namun, anggapan tersebut adalah sebuah miskonsepsi besar yang justru merugikan kita. Melalui bukunya...

Peta Konsep Pengantar Ilmu Ekonomi: Panduan Praktis untuk Pemula

Peta pikiran ( mind map ) pengantar ekonomi dapat dibagi menjadi empat cabang utama. Berikut adalah penjelasan ringkas namun komprehensif untuk setiap cabangnya: 1. Konsep Dasar Ekonomi (Fondasi) Cabang pertama ini adalah pondasi dari seluruh ilmu ekonomi. Ekonomi pada dasarnya adalah ilmu tentang bagaimana manusia membuat pilihan di tengah keterbatasan. Kelangkaan ( Scarcity ): Ini adalah masalah utama dalam ekonomi. Sumber daya di dunia ini (uang, waktu, bahan baku) sifatnya terbatas, sementara keinginan manusia sifatnya tidak terbatas. Karena kelangkaan inilah kita harus membuat pilihan. Kebutuhan vs. Keinginan: * Kebutuhan adalah segala sesuatu yang harus dipenuhi untuk bertahan hidup (makanan, pakaian, tempat tinggal). Keinginan adalah hal-hal yang kita harapkan tapi tidak wajib untuk kelangsungan hidup (mobil mewah, liburan ke luar negeri). Biaya Peluang ( Opportunity Cost ): Setiap kali kita memilih satu hal, kita mengorbankan hal lain. Biaya peluang adalah nilai dari alter...

Marathon Rapat Strategis di Hambalang, Menilik Lima Isu Krusial Arahan Presiden Prabowo Subianto

     Hari Minggu yang umumnya dimanfaatkan sebagai waktu purna tugas di akhir pekan, rupanya tidak berlaku bagi denyut nadi pemerintahan Kabinet Merah Putih. Pada hari Minggu, 8 Maret 2026, Presiden Prabowo Subianto diketahui menggelar serangkaian rapat strategis yang berlangsung secara maraton sejak siang hingga malam hari. Berlokasi di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, rapat ini tidak sekadar menjadi ajang kumpul jajaran kabinet, melainkan wadah pengambilan keputusan dan pembaruan informasi terkait isu-isu paling mendesak yang dihadapi bangsa, baik di kancah domestik maupun internasional.      Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengonfirmasi bahwa pertemuan tersebut dibagi ke dalam lima sesi rapat yang berbeda. Hal ini menunjukkan betapa spesifik dan seriusnya setiap topik yang dibahas. Kehadiran sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara—di antaranya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Pertahana...