Minggu sore 6 Juni 2020, masih membicarakan kekayaan sejarah Aceh bersama pakar sejarah. Mulai dari Benteng Durung, Benteng Inoeng Bale, Mercusuar William Torre hingga beberapa benteng lainnya seperti Benteng Indra Patra dan Eks Kerajaan Hindu Budha yaitu Masjid Tuha yang ada di Indrapuri Aceh Besar. Kalau kita buka literasi dahulu aceh terdapat 3 kerajaan besar yang dikenal dengan Aceh Lhee Sagoe, yaitu Indrapatra, Indrapuri, dan Indrapatra. Jika spot sejarah Indrapatra dan Indrapurwa sudah pernah saya jajaki, maka kali ini spot sejarah yang akan kami kunjungi jatuh pada Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Indonesia. Daya tarik sejarah yang menjadi saksi bisu adalah Masjid Tuha yang berdiri kokoh. Lokasi ini terletahkdi Kecamatan Indrapuri yang berjarak 24 KM dai Kota Banda Aceh. Sejarahnya seperti ini, Dikutip dari Wikipedia, Masjid Tuha Indrapuri adalah sebuah bangunan bersejarah yang merupakan bekas candi dari kerajaan Hindu Lamuri yang ada sekitar abad 12 Masehi dan me...
“Sebagai seseorang yang pernah menghabiskan bertahun-tahun merancang, mendampingi, dan mengawal implementasi Sistem Manajemen Mutu (SMM) sebagai profesi konsultan, seperti yag saya ceritakan pada tulisan sebelumnya. Di mana sering melihat fenomena unik ketika instansi pemerintah memutuskan untuk mengejar sertifikasi ISO 9001:2015. Seringkali, motivasi awalnya adalah sekadar pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU), tuntutan reformasi birokrasi, atau bahkan prestise agar plakat ISO bisa dipajang di lobi gedung” Namun, esensi sejati dari ISO 9001:2015—yaitu Risk-Based Thinking (pemikiran berbasis risiko) dan Continuous Improvement (peningkatan berkelanjutan)—kerap tersandung oleh budaya birokrasi yang kaku. Jantung dari transformasi ini sebenarnya terletak pada Standar Operasional Prosedur (SOP). Tanpa SOP yang jelas, sistem hanya akan menjadi tumpukan dokumen fiktif yang disiapkan sebulan sebelum auditor eksternal datang. Dalam opini ini, saya ing...