Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Opini

Awas Boncos! Benarkah Seller Cuma Jadi Sapi Perah Affiliate? (Bongkar Fakta & Strategi 2026)

Pernah nggak sih kamu ngerasa udah capek-capek packing, stok barang, mikirin cash flow , tapi pas lihat laporan keuangan bulanan, untungnya tipis banget gara-gara kepotong biaya admin dan komisi affiliate? Topik "Seller vs Affiliate" ini memang lagi panas-panasnya di komunitas bisnis online. Banyak yang teriak kalau affiliate marketing itu cuma bikin seller boncos dan untung di pihak kreator aja. Tapi, benarkah demikian? Mari kita bedah habis-habisan dalam kajian santai tapi daging semua ini. Kita bakal bongkar dari kacamata algoritma, finansial, sampai strategi perang harga di marketplace (Shopee, TikTok Shop, dll) tahun 2026 ini. Siapkan kopi favoritmu, duduk santai, dan mari kita mulai. Bab 1: Ilusi "Bakar Uang" – Kenapa Seller Merasa Dirugikan? Buat kamu yang jualan, perasaan "dirugikan" itu valid dan ada hitung-hitungan logisnya. Kenapa seller sering teriak rugi? Jawabannya ada di struktur biaya yang terus membengkak . Dulu, jualan online itu sim...

Mengenal Kulah, Tempat Wudhu Tradisional di Masjid Aceh

Inilah Sebuah Opini Pribadi tentang Sejarah, Fungsi, dan Nostalgia Kebudayaan. Mari kita bahas semoga bermanfaat bagi kita semua.           Kalau kalian pernah singgah atau merantau ke Aceh atau memang tinggal di Aceh, lalu menyempatkan diri untuk salat di masjid-masjid kampung atau masjid bersejarahnya, ada satu pemandangan ikonik yang hampir pasti menarik perhatian. Bukan cuma kubah megah atau menaranya yang menjulang tinggi, melainkan sebuah bak air besar berbahan beton atau semen yang letaknya di area tempat wudhu. Masyarakat Aceh menyebutnya dengan istilah "Kulah". Bagi mata modern kita yang sudah terbiasa dengan kepraktisan keran air otomatis, keberadaan kulah ini mungkin terlihat kontras, bahkan terkesan kuno. Namun, kalau kita mau meluangkan waktu sejenak, duduk di tepinya, dan memperhatikan bagaimana air di dalamnya tenang menanti para jamaah, kita akan sadar bahwa kulah bukan sekadar bak penampung air biasa. Ada cerita panjang, nilai spiritual, da...

Mengejar Selembar Kertas Bernama ISO 9001:2015, Begini Tahapannya

Halo rekan-rekan pejuang mutu! Kalau dengar kata 'ISO 9001', apa yang terlintas di pikiran kalian? Sebagian besar mungkin bakal bilang: “Duh, nambah kerjaan!', 'Kertas lagi, kertas lagi!', atau 'ISO adalah SOP, atau SOP lagi SOP lagi, atau bikin nambah kerjaan aja tu Tim ISO” atau yang lebih ekstrim “orang tu yang masuk uang kita yang repot”. Sebagai mantan 'kuli' di perusahaan jasa konsultan manajemen, saya sudah sering melihat berbagai drama di balik layar, mulai dari kantor pemerintahan yang super kaku sampai perusahaan swasta yang pengennya serba instan tapi dengan komitmen tinggi. ISO 9001:2015 itu sebenarnya bukan monster. Dia cuma standar manajemen mutu yang pengen memastikan kalau barang atau jasa yang kalian hasilkan itu konsisten. Tapi ya namanya manusia, kalau denger kata 'Audit', bawaannya pengen resign massal. Atau malas cari berkas yang ditanya auditor. Mari kita bedah prosesnya satu-satu dengan kacamata mantan konsultan yang sudah...