Pada pagi yang syahdu ini ketika menulis ini sauna lagi di sebuah warung kopi di seputaran Kota Banda Aceh. Memaksimalkan waktu sebelum masuk kantor di pukul 08.00 pagi. Ketika meneguk kopi terlihat sekilas ada gula yang belum teraduk dan terlarut sempurna di bagian bawah cangkir kopi. Sehingga dari sinilah muncul inspirasi untuk membahas ini. Kalau kalian gimana, pernah nggak sih, pas lagi asyik ngaduk kopi atau es teh manis di pagi hari, kita mikir sebentar ini gula yang terlihat dan gula yang bikin minuman saya manis, asalnya dari mana ya? Sadar atau nggak, kemungkinan besar gula yang kita konsumsi sehari-hari itu punya "paspor" luar negeri. Ya, impor. Sebuah realita yang lumayan menampar ego kita sebagai negara yang katanya agraris dan tanahnya tongkat kayu dan batu jadi tanaman. Kita flash back sebentar, teringat pada masa tahun 2013 saya pernah menjadi konsultan manajemen di sebuah PGKM dan PGSS punya PTPN. Bingung gak kalian dengan singkatan tersebut PG itu Pabrik G...