Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2026

Anomali "Kota Seribu Warung Kopi" dan Menangkis Kutukan Oversupply dengan Segelas Sanger

     Halo, Sobat Sukses! Pernah nggak sih merhatiin siklus tren bisnis zaman sekarang yang umurnya kadang lebih pendek dari umur scroll TikTok kita? Hari ini semua orang jualan es kepal, besok jualan croffle, bulan depannya lagi ganti jualan seblak prasmanan. Di dunia bisnis, ada satu hantu menakutkan yang sering bikin pengusaha mendadak keringat dingin: Oversupply alias kelebihan penawaran. Secara logika ekonomi dasar, kalau kebanyakan orang bikin barang yang sama, tapi jumlah pembelinya segitu-gitu aja, ujung-ujungnya bakal ada yang "saling bunuh" banting harga. Hasil akhirnya? Banyak bisnis yang akhirnya gulung tikar karena nggak sanggup nutup biaya operasional.      Tapi, tunggu dulu. Kalau teori oversupply ini mutlak dan berlaku untuk semua hal, kenapa hal ini seolah-olah nggak mempan kalau kita ngomongin warung kopi (warkop) di Banda Aceh? Coba deh Sobat Sukses jalan-jalan di seputaran Banda Aceh. Dari ujung Ulee Kareng sampai ke pusat kota, warkop it...

Di Balik Etalase E-Commerce, Ngobrolin Masalah Pokok Ekonomi Modern Tanpa Bikin Pusing

        Pernah nggak sih, pas lagi asyik scrolling TikTok atau buka aplikasi e-commerce, tiba-tiba lo mikir, "Ini barang sebanyak ini, siapa yang beli ya? Terus, yang bikin emang nggak capek?" Jujur aja, di balik keranjang belanja online kita yang penuh sama barang-hari-ini-tren-besok-basi, ada sebuah sistem raksasa yang lagi kerja keras muter otak. Di sekolah, guru ekonomi kita mungkin nyebut ini sebagai "Masalah Pokok Ekonomi Modern". Kedengarannya emang kaku banget, kayak istilah yang cuma diobrolin sama bapak-bapak berjas di gedung perkantoran elit. Padahal, sadar atau nggak, masalah ini nempel banget sama kehidupan kita sehari-hari.   Kalau ditarik garis lurusnya, masalah ekonomi modern itu sebenarnya cuma berkutat di tiga pertanyaan super simpel tapi bikin pusing tujuh keliling: What (Apa), How (Bagaimana), dan For Whom (Untuk Siapa). Tiga pertanyaan ini muncul gara-gara satu hal yang nggak bisa kita hindari: kelangkaan. Kebutuhan manusia (termasuk ha...